Mengikat Ilmu agar Tak Lupa



Blogger news

Linkedin

Tuesday, February 17, 2015

Percabangan


Percabangan if
Pernyataan if merupakan salah satu bentuk pernyataan yang berguna untuk mengambil keputusan terhadap sebuah kemungkinan. Bentuk pernyataan if berupa :

if(kondisi){     // yang akan dijalankan}

Contoh : 

int nilai = 10;
if(nilai == 10){
    System.out.println("Sepuluh");
}

Jika program diatas dijalankan, maka hasilnya adalah tulisan “Sepuluh” karena kondisi pada if bernilai true, jika kondisi bernilai salah, misal nilai ==  100, maka
program tidak akan menghasilkan tulisan apa-apa. 

Percabangan if-else 
Percabangan if-else merupakan percabangan yang sama dengan percabangan if namun memiliki kondisi false, artinya jika kondisi pada if tidak terpenuhi maka perintah pada else akan dijalankan. Bentuk pernyataan if-else berupa : 

if(kondisi){
    // jalankan jika kondisi true
}else{
    // jalankan jika kondisi false
}

Misal

int nilai = 8;
if(nilai == 10){
    System.out.println("Sepuluh");
}else{
    System.out.println("Bukan Sepuluh");
}


Jika program diatas dijalankan, maka hasilnya adalah tulisan “Bukan Sepuluh”, hal ini dikarenakan nilai bernilai 8, bukan 10.  

Percabangan if bersarang 

Percabangan if bersarang merupakan gabungan beberapa if dan dapat pula digabung dengan if-else. Bentuk pernyataan if bersarang adalah sebaga berikut : 

if(kondisi1){
   // perintah kondisi1 
   }else if(kondisi2){
   // perintah kondisi2
}else if(kondisi3){
   // perintah kondisi3
}else{
   // perintah jika semua kondisi tidak ada yang benar
}

Misal.

int nilai = 6;
char index;

if(nilai >= 8){
    index = 'A';
}else if(nilai >= 7){
    index = 'B';
}else if(nilai >= 6){
    index = 'C';
}else if(nilai >= 5){
    index = 'D';
}else{
    index = 'E';
}

System.out.println(index);

Jika program diatas dijalankan, maka hasilnya adalah ‘C’.

Percabangan switch-case 

Percabangan switch-case merupakan percabangan yang kondisinya hanya dapat menggunakan perbandingan == (sama dengan). Bentuk pernyataan percabangan switch-case adalah sebagai berikut: 

switch(variabel){
    case nilai1:
        // jalankan instruksi
        break; // hentikan
    case nilai2:
        // jalankan instruksi
        break; // hentikan
    case nilai2:
        // jalankan instruksi
        break; // hentikan
    case nilai4:
        // jalankan instruksi
        break; // hentikan
    default: 
       // jalankan instruksi
        break; // hentikan
}

Pada percabangan switch pertama, diperlukan sebuah variabel, setelah itu pada bagian case dibandingkan, jika sama, maka instruksi akan dijalankan sampai menemui tanda break. Misal :

int hari = 5;

switch(hari){
    case 1:
    case 2:
    case 3:
    case 4:
    case 5:
    case 6:
        System.out.println("Bukan Hari Libur");
        break;
    case 7:
        System.out.println("Hari Libur");
        break;
    default:
        System.out.println("Hari Tidak Diketahui");
        break;
}

Jika program diatas dijalankan, maka program akan menghasilkan tulisan “Bukan Hari Libur”.

0 comments:

Post a Comment